Thursday, 24 July 2014

Nostalgia kehidupan , 
Penuh dengan irama nyanyian sumbang.
Kadang tersentak hati seperti mana manusia belajar membalas budi ? 
Diberikan emas , permata , berlian digantikan dengan duri & kaca tiada harganya .
Ya mungkin aku yang hina ini yang masih mengekalkan budi . Memberikan segalanya yang baik walau dibalas dengan bangkai bangkai hina . 
Sejenak terhenti nadi nadi kebaikkan , lelah jiwa ini ingin menanggung segalanya pembalasan yang murni sekali .
Ya mungkin kecilku celaka , tetapi tiadakah manusia yang berubah baik? 
Harta dunia sementara , kalau tersalah maafkan segalanya . 
Pelbagai ujian diturunkan mungkin memang benar dunia ini bukan milikku untuk memiliki kebahagian . Ya seringkali berikan sesuatu namun seringkali ditarik kembali . Adat kehidupan ini memang adil sekali , tersesat jauh hati ini hingga hilang talinya untuk ditarik kembali ke landasan . 
Namun manusia mana yang bongkak tiada hati ingin berubah , ingin sujud hanya kepada Satu arah , kerna kekotoran ini masih dijasad hilang segala keyakinan untuk berhadapan . Kalau tidak diberikan peluang untuk meminjam jasad ini kembali pada esok hari , penyesalan apa yang ingin diganti . Berharap peluang dihadiahkan hanya buat sekali . 
Kesilapan sering terjadi ya bukan mudah jalani kehidupan dewasa ini , berhadapan dengan beribu manusia yang penuh sandiwara didepan tunduk senyum , dibelakang mencela hina yang kononnya darah dagingnya sendiri .
Letih hadapi , moga semua ini berakhir suatu masa nanti .

No comments:

Post a Comment